Bejo dan Bini
masih sangat tabu dengan masalah seks, Di malam pertama
setelah menikah, mereka sama-sama kebingungan apa yang harus
mereka lakukan.
Bejo dengan gelisah dan gemetaran keluar kamar
menemui bapaknya, "Pak, tolong Pak, apa yang harus saya
lakukan, Pak," tanyanya.
"Bodoh, telanjanglah dan naik ke tempat tidur,"
perintah ayahnya. Kemudian Bejo melakukan apa yang disarankan
ayahnya. Bini terkejut setengah mati melihat kelakuan suaminya.
Dia pun bergegas-gegas keluar kamar bertanya pada ibunya
tentang apa yang harus diperbuatkannya. "Telanjanglah Nak, dan
ikuti suami kamu," saran ibunya.
Kemudian setelah mereka berbaring dan sama diam
cukup lama. Bejo keluar kamar dan bertanya kepada Ayahnya
lagi, "Pak, apa lagi yang harus saya lakukan Pak, padahal
saya sudah mengikuti saran Bapak," Sang ayah mulai geregetan.
"Lihatlah tubuh istrimu telanjang, lalu masukan bagian tubuhmu
yang paling keras ke tempat kencing istrimu."
Tidak lama kemudian, giliran Bini keluar kamar
lagi bertanya dan setengah mengeluh kepada ibunya, "Pedih….
Pedih sekaliiii…. Bu, apa yang harus saya lakukan sekarang
bu?" Dengan tenang Sang ibu menghibur anaknya, "Tenang, tenang
dulu Nak, biasanya pertama kali memang pedih sedikit,
seterusnya udah ndak apa-apa," "Tapi, ‘anu’ saya pedih
sekali…Bu?" ujar Bini mengeluh, ibunya balik bertanya.
"Sekarang ibu mau tahu, apa yang sedang dilakukan suamimu."
Bini setengah mengeluh lagi dan berkata. "Dia…. Dia, sedang
membenamkan kepalanya ke dalam lubang kencing saya, Bu."